Festival kuliner jalanan kota besar telah menjadi salah satu fenomena yang semakin populer di Indonesia, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bali. Tidak hanya menjadi ajang menikmati berbagai hidangan lezat, festival ini juga menjadi wadah bagi para pelaku usaha kecil menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas. Dalam beberapa tahun terakhir, banyak acara festival kuliner yang diselenggarakan di berbagai titik kota besar, memberikan pengalaman unik bagi pengunjung.
Festival Kuliner Tjap Legende: Melestarikan Kekayaan Kuliner Nusantara
Salah satu contoh festival kuliner yang patut diperhatikan adalah Festival Kuliner Tjap Legende. Diinisiasi oleh Jiiscomm, sebuah event organizer kuliner dan F&B operator terbesar di Indonesia, festival ini bertujuan untuk melestarikan kekayaan kuliner legendaris nusantara. Tahun ini, acara tersebut akan hadir di 12 kota besar Indonesia, termasuk Semarang, Solo, Yogyakarta, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Kendari, Bali, Lombok, Jambi, Pekanbaru, dan Bandung.
Festival ini menghadirkan sekitar 40–70 tenant kuliner legendaris dari berbagai daerah, seperti Toko Oen 1930-an, Warung Mak Beng Bali 1941, Klepon Gianyar 1980, Gohyong Menteng 1985, Sate Buntel H. Bejo 1971, dan masih banyak lagi. Acara ini tidak hanya menawarkan hidangan lezat, tetapi juga menjadi sarana promosi bagi UMKM lokal agar bisa “naik kelas” dalam industri kuliner.
Beragam Jenis Makanan yang Disajikan
Di tengah keramaian festival, pengunjung dapat menemukan berbagai jenis makanan yang sesuai dengan selera mereka. Mulai dari makanan halal hingga nonhalal, setiap kota memiliki ciri khas masing-masing. Misalnya, di Solo Paragon Mall, Festival Kuliner Cap Gomeh menyajikan makanan halal dan nonhalal yang dipisahkan secara terpisah. Hal ini dilakukan untuk menjaga keharmonisan antar komunitas yang ada di kota tersebut.
Beberapa tenant yang hadir dalam festival ini berasal dari berbagai daerah, seperti Bali, Jawa, dan Sumatra. Contohnya, seblak mang Rafael yang merupakan ikon dari kota Bandung, atau sate buntel H. Bejo yang sudah eksis sejak 1971. Pengunjung juga dapat menikmati hidangan khas daerah seperti gudeg, soto betawi, dan batagor cuplis.
[IMAGE: Festival Kuliner Jalanan Kota Besar Indonesia]
Aktivitas Menarik Selain Kuliner
Selain menikmati makanan, festival kuliner juga sering kali dimeriahkan dengan berbagai aktivitas lainnya. Pertunjukan budaya, pertunjukan musik, dan bazar UMKM lokal sering kali menjadi bagian dari acara ini. Di beberapa festival, seperti Festival Kampoeng Tempo Doeloe, pengunjung juga dapat menyaksikan atraksi kembang api dan konser musik dari penyanyi ternama.
Selain itu, festival-festival seperti Pesta Durian Kemerdekaan di Jakarta menawarkan pengalaman unik dengan berbagai olahan durian yang menggugah selera. Pengunjung juga dapat ikut serta dalam lomba makan durian, fotografi, dan video reels.
[IMAGE: Festival Kuliner Jalanan Kota Besar Indonesia]
Festival Kuliner di Kota-Kota Besar Indonesia
Berikut adalah beberapa kota besar di Indonesia yang menjadi tuan rumah festival kuliner:
- Semarang – BSB Uptown Mall (11 Juni – 22 Juni 2025)
- Solo – The Park Solo (25 Juni -6 Juli 2025)
- Yogyakarta – Sleman City Hall (9 – 20 Juli 2025)
- Balikpapan – E-Walk Mall Balikpapan (23 Juli – 3 Agustus 2025)
- Surabaya – Grand City Mall Surabaya (20 – 31 Agustus 2025)
- Makassar – Phinisi Mall (10 – 21 September 2025)
- Bali – Discovery Mall Bali (24 September – 5 Oktober 2025)
- Lombok – Lombok Epicentrum Mall (9 – 26 Oktober 2025)
- Jambi – WTC Batanghari Jambi (15 – 26 Oktober 2025)
- Pekanbaru – MTC Mall Pekanbaru (29 Oktober – 9 November 2025)
- Bandung – D’Botanica (26 November 2025 – 07 Desember 2026)
[IMAGE: Festival Kuliner Jalanan Kota Besar Indonesia]
Kesimpulan
Festival kuliner jalanan di kota besar Indonesia tidak hanya sekadar ajang menikmati makanan lezat, tetapi juga menjadi wadah untuk melestarikan warisan kuliner nusantara. Dengan adanya berbagai acara yang diselenggarakan di berbagai kota, masyarakat dapat lebih mengenal dan mencintai kekayaan kuliner Indonesia. Selain itu, festival ini juga memberikan peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas. Dengan berbagai aktivitas menarik dan variasi makanan yang tersedia, festival kuliner menjadi pilihan ideal untuk liburan atau rekreasi bersama keluarga dan teman-teman.