Strategi dan Persiapan Tim PSBS Biak Menghadapi PSM Makassar
PSBS Biak akan menghadapi PSM Makassar dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026. Kedua tim memiliki posisi yang relatif dekat di klasemen sementara, dengan PSBS berada di urutan ke-15 dengan sembilan poin dan PSM di posisi ke-13 dengan 12 poin. Pertandingan ini menjadi penting bagi kedua tim karena bisa memengaruhi peringkat mereka di klasemen.
Pelatih PSBS, Divaldo Alves, menilai bahwa pertandingan ini sangat penting. Ia menyebutkan bahwa kemenangan akan memberikan dorongan mental dan semangat bagi pemain. PSBS berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 atas Persita Tangerang pekan lalu, yang memberikan kepercayaan diri tinggi kepada pemain. Hasil positif ini juga membantu PSBS untuk memetik tiga poin perdana di rumah sendiri, Stadion Maguwoharjo, Sleman pada musim ini.
Kelebihan dan Ancaman dari PSM Makassar
Meski PSBS memiliki motivasi tinggi, mereka harus waspada terhadap kekuatan PSM Makassar. Divaldo Alves menyebut bahwa PSM dikenal sebagai tim yang jago dalam memanfaatkan situasi set-piece. Tim yang dijuluki Juku Eja ini memiliki pemain-pemain berpostur tinggi seperti Yuran dan Neto yang sangat aktif dalam situasi corner kicks.
PSBS juga memiliki pemain berpostur tinggi seperti Sandro Embalo dan Mohcine Hassan yang bisa menjadi ancaman bagi PSM. Meskipun ada dua pemain penting yang absen, yaitu Kevin Lopez dan Ruyery Blanco, PSBS tetap percaya diri dengan komposisi pemain yang dimiliki.
Momen Emosional untuk Bek PSBS, Nurhidayat Haji Haris
Bek PSBS, Nurhidayat Haji Haris, mengaku bahwa pertandingan melawan PSM akan menjadi momen emosional baginya. Ia lahir di Makassar dan pernah memperkuat PSM pada 2017 silam. Meskipun ia sekarang bermain untuk PSBS, ia tetap ingin memberikan yang terbaik untuk timnya.
Nurhidayat juga menyebutkan bahwa ia merindukan M. Arfan, mantan rekan satu timnya di PSM. Ia berharap bisa bertukar jersey dengan Arfan setelah pertandingan. Ini menunjukkan bahwa meskipun ada rasa emosional, ia tetap profesional dalam menjalani pertandingan.
Perkembangan Lini Depan Timnas Indonesia U-22
Timnas Indonesia U-22 akan berlaga di SEA Games 2025, dengan fokus utama pada peningkatan performa lini depan. Marselino Ferdinan, salah satu pemain muda yang diandalkan, dianggap sebagai senjata rahasia untuk mempertahankan medali emas. Pelatih Indra Sjafri mengungkapkan bahwa lini depan Timnas U-22 cukup tajam dan memiliki potensi besar untuk mencetak banyak gol.
Persiapan Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Asia U-20 2024
Nova Arianto resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Ia mengungkapkan misinya untuk mencapai delapan besar di Piala Asia U-20 2024. Nova juga menekankan pentingnya persiapan yang matang dan pengembangan talenta muda. PSSI memilih Nova Arianto karena ia memiliki pengalaman dan kemampuan dalam membangun tim muda.