Di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis, belanja digital di Indonesia terus mengalami peningkatan pesat. Kini, tren belanja online tidak hanya terbatas pada penggunaan platform e-commerce biasa, tetapi juga melibatkan inovasi-inovasi baru yang membuat transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan menarik. Salah satu faktor utama yang memicu lonjakan ini adalah rilis fitur baru yang memberikan pengalaman belanja yang lebih interaktif dan efisien.
Munculnya Fitur Baru yang Mendorong Belanja Digital
Salah satu inovasi yang mencuri perhatian adalah integrasi konten video dalam proses belanja. Menurut laporan eConomy SEA 2025 yang dirilis oleh Google, Temasek, dan Bain & Company, belanja online lewat konten video telah menjadi tren di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa transaksi via fitur ini mencapai 25% dari total nilai transaksi bruto (GMV) e-commerce. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh konten video dalam memengaruhi perilaku konsumen.
Fitur-fitur seperti video review produk, live shopping, atau rekomendasi dari kreator lokal menjadi daya tarik utama bagi pengguna. Dengan adanya fitur ini, pengguna tidak hanya mendapatkan informasi yang lengkap, tetapi juga merasa lebih percaya dengan produk yang akan dibeli.
Perkembangan E-Commerce Berbasis Video

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa pertumbuhan e-commerce berbasis video didorong oleh beberapa faktor. Pertama, tingginya volume transaksi bernilai rendah yang memungkinkan pengguna untuk membeli barang tanpa khawatir. Kedua, rekomendasi dari kreator lokal yang dianggap lebih autentik dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Ketiga, integrasi media sosial dan e-commerce yang lancar, sehingga pengguna bisa langsung melakukan pembelian tanpa harus beralih ke aplikasi lain.
Selain itu, jumlah penjual yang menggunakan konten video bertambah tiga juta atau 80% secara tahunan. Volume transaksi juga meningkat 6,5 miliar atau 50% year on year (yoy). Ini menunjukkan bahwa penggunaan konten video sebagai alat promosi dan penjualan semakin diminati.
Pengaruh pada Produktivitas Masyarakat
Peningkatan belanja digital juga berdampak pada produktivitas masyarakat. Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa perkembangan pesat transaksi digital turut membuat produktivitas masyarakat ikut meningkat. Pada Januari 2025, BI melaporkan ada kenaikan 10% produktivitas karena transaksi digital. Hal ini disebabkan oleh mekanisme transaksi yang semakin efisien dan cepat.
Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 338,5 juta transaksi atau tumbuh 41,5% (yoy) dengan nilai mencapai Rp870,9 triliun pada Januari 2025. Selain itu, volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS juga terus meningkat sebesar 170,1% (yoy).
Inovasi Terbaru dalam Belanja Digital

Tidak hanya berupa konten video, inovasi dalam belanja digital juga datang dari berbagai platform. Salah satunya adalah kerja sama antara PT Finture Tech Indonesia (Yup) dan PT MAPCLUB Digital Asia (MAPCLUB). Mereka memperkenalkan integrasi yang seamless antara aplikasi Yup dan MAPCLUB, sehingga pengguna bisa menjelajahi dan membeli berbagai produk langsung dari MAPCLUB melalui aplikasi Yup.
Fitur unggulan seperti layanan paylater dan opsi cicilan hingga 12 bulan juga memberikan fleksibilitas bagi pengguna. Dengan begitu, pengguna tidak hanya mendapatkan kemudahan akses, tetapi juga pilihan metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tren Belanja Digital yang Menjanjikan
Menurut laporan eConomy SEA 2025, nilai transaksi e-commerce melalui fitur video baik di platform marketplace maupun media sosial diperkirakan akan terus meningkat. Pada 2025, nilai transaksi melalui fitur ini mencapai US$ 46 juta. Ini menunjukkan bahwa tren belanja digital melalui video akan terus berkembang dan menjadi bagian penting dari ekonomi digital.
Selain itu, nilai pesanan di e-commerce secara keseluruhan mencapai US$ 11 – US$ 13 atau Rp 184 ribu – Rp 217 ribu tahun ini. Angka ini menunjukkan bahwa meskipun ada penurunan dibandingkan 2024, belanja digital tetap menjadi pilihan utama bagi masyarakat.
Kesimpulan
Belanja digital di Indonesia kini semakin gila setelah munculnya fitur baru yang mempercepat dan mempermudah transaksi. Mulai dari konten video, integrasi platform, hingga inovasi pembayaran, semua hal ini membuktikan bahwa dunia digital terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan peningkatan produktivitas dan pengalaman belanja yang lebih baik, tren ini akan terus berlanjut dan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.