Dalam beberapa bulan terakhir, isu mengenai praktik perjudian online kembali mencuri perhatian publik. Terutama setelah muncul dugaan bahwa salah satu situs togel internasional yang beroperasi secara ilegal diduga didukung oleh kalangan politisi kelas atas. Skandal ini memicu spekulasi dan kekhawatiran terhadap integritas sistem hukum serta keterlibatan pihak-pihak berpengaruh dalam aktivitas ilegal.
Penyelidikan Awal dan Temuan Polres Batu Bara

Polres Batu Bara telah membongkar tujuh kasus judi online dalam dua bulan terakhir. Dari jumlah tersebut, sembilan orang ditetapkan sebagai tersangka. Kapolres Batu Bara AKBP Jose DC Fernandes menyatakan bahwa tim khusus pemberantasan judi telah bekerja aktif sejak Juli hingga Agustus 2023.
“Kami melakukan pengungkapan tujuh kasus dan menangkap sembilan tersangka,” ujarnya kepada wartawan. Selain itu, pihaknya juga memasang spanduk di masyarakat untuk memberi informasi nomor telepon Kapolsek agar masyarakat bisa melaporkan aktivitas perjudian yang mereka temui.
Jose juga membantah tudingan maraknya perjudian di wilayah tersebut. “Silahkan kalau ada bukti sini laporkan, yang jelas sejak lama kita tetap komitmen tidak ada perjudian,” katanya.
Penindakan di Wilayah Papua Barat Daya

Di wilayah lain, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Gatot Haribowo juga menegaskan komitmennya untuk menertibkan aktivitas togel. Ia menginstruksikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Papua Barat Daya untuk segera menindaklanjuti kasus-kasus yang terjadi.
“Apalagi ini salah satu petunjuk langsung dari pimpinan pusat untuk penertiban kasus seperti ini,” ujarnya. Meski mengakui adanya keterbatasan jumlah personel, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi alasan untuk melemahkan komitmen penegakan hukum.
Kasus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Pada 14 Mei 2025, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang pertama terkait dugaan keterlibatan dalam praktik judi online yang melibatkan empat terdakwa. Keempatnya diduga berperan dalam menjaga agar situs judi daring tidak diblokir melalui penerimaan suap dalam jumlah besar.
Keempat terdakwa adalah Zulkarnaen Apriliantony, Adhi Kismanto, Alwin Jabarti Kiemas, dan Muhrijan alias Agus. Mereka disangkakan berperan aktif dalam pengamanan operasional situs judi online agar tetap dapat berfungsi.
Zulkarnaen Apriliantony, mantan Komisaris PT Hotel Indonesia Natour (BUMN) sekaligus mantan Direktur II Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud dalam Pilpres 2024, diduga menjadi penghubung utama antara jaringan judi online dengan pejabat di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Dugaan Keterlibatan Politisi Kelas Atas

Dugaan keterlibatan politisi kelas atas dalam skandal ini mulai muncul setelah pemeriksaan terhadap para tersangka. Informasi yang diperoleh menunjukkan bahwa beberapa tokoh politik memiliki hubungan dekat dengan jaringan judi online yang beroperasi secara ilegal. Hal ini memicu pertanyaan tentang bagaimana situs-situs ini bisa bertahan tanpa terbongkar selama bertahun-tahun.
Beberapa ahli hukum menilai bahwa keterlibatan politisi dalam bisnis ilegal ini bisa menjadi ancaman serius bagi stabilitas sosial dan ekonomi. Mereka menekankan perlunya investigasi mendalam dan transparansi dalam proses penegakan hukum.
Langkah-Langkah yang Diperlukan
Untuk mengatasi masalah ini, beberapa langkah penting perlu dilakukan:
- Investigasi Mendalam: Memastikan bahwa semua dugaan keterlibatan politisi diinvestigasi secara objektif dan transparan.
- Penguatan Hukum: Memberikan sanksi tegas bagi pelaku kejahatan perjudian online, termasuk para pihak yang diduga mendukung atau melindungi jaringan ilegal tersebut.
- Peningkatan Kesadaran Masyarakat: Melalui kampanye dan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya perjudian online dan pentingnya melaporkan aktivitas ilegal.
- Kolaborasi Lintas Instansi: Mengoptimalkan kerja sama antara aparat penegak hukum, lembaga pemerintah, dan organisasi masyarakat dalam menangani kasus-kasus ini.
Kesimpulan
Skandal besar terkait situs togel internasional yang diduga didukung oleh politisi kelas atas menunjukkan betapa kompleksnya tantangan yang dihadapi dalam pemberantasan perjudian online. Ini bukan hanya sekadar masalah hukum, tetapi juga soal integritas dan tanggung jawab moral. Diperlukan komitmen kuat dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, untuk mengakhiri praktik ilegal ini dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagi semua.