Persija Jakarta Tertinggal dari Persik Kediri, Babak Kedua Dihentikan Sementara
Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persik Kediri dalam pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 berjalan dengan kondisi yang tidak ideal. Tim Macan Kemayoran harus menghadapi tantangan besar setelah tertinggal 0-1 dari lawannya. Situasi semakin memburuk karena hujan deras yang turun di Stadion Manahan, Solo, membuat lapangan tergenang dan pertandingan harus dihentikan sementara.
Kondisi cuaca yang buruk memengaruhi jalannya pertandingan. Babak kedua tidak bisa dimulai tepat waktu karena wasit memutuskan menunda kick-off selama 30 menit. Petugas stadion berusaha memperbaiki permukaan lapangan, tetapi intensitas hujan membuat prosesnya sangat sulit. Hal ini memaksa kedua tim untuk menyesuaikan strategi dan fokus kembali.
Perubahan Komposisi Pemain dan Kehilangan Allano
Persija Jakarta melakukan beberapa perubahan penting di lini serang. Mauricio Souza memasukkan Thales Lira dan Arlyansyah Abdulmanan sebagai starter, menggantikan Jordi Amat dan Allano yang sedang menjalani skorsing. Kehilangan Allano terasa signifikan karena kontribusinya selama musim ini sangat besar. Pemain asal Brasil tersebut telah mencetak empat gol dan tiga assist, menjadi salah satu sumber kreativitas terbaik bagi lini serang Persija.
Meskipun begitu, persija tetap berusaha menunjukkan performa terbaiknya. Mereka memiliki peluang emas di babak pertama, tetapi gagal memaksimalkan kesempatan tersebut. Persik Kediri justru berhasil memanfaatkan kelengahan tuan rumah untuk mencetak gol pada menit ke-35 melalui tendangan bebas Ezra Walian.
Strategi dan Tantangan yang Dihadapi
Babak pertama lebih didominasi oleh Persik Kediri. Tekanan dari sisi sayap membuat Persija sering kali terpaksa bertahan. Meski memiliki kesempatan lewat skema serangan cepat, Persija gagal memanfaatkan peluang tersebut. Eksel Runtukahu dan Maxwell memiliki kesempatan 2 vs 1, tetapi umpan Eksel terlalu melebar dan gagal menghasilkan gol.
Setelah gol Persik, tekanan semakin meningkat. Persija harus berjuang keras untuk menyamakan kedudukan, tetapi kondisi lapangan yang tergenang dan hujan yang terus mengguyur membuat permainan menjadi lebih sulit. Kedua tim harus bersabar dan menunggu kondisi lapangan membaik sebelum babak kedua dapat dilanjutkan.
Berita Terkait dan Update Terbaru
Selain pertandingan antara Persija dan Persik, ada banyak informasi terkini tentang sepak bola Indonesia. Misalnya, PSSI sedang melakukan seleksi dan interview terhadap lima calon pelatih Timnas Indonesia. Nova Arianto resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20, dengan target menembus 8 besar Piala Asia U-20 2025.
Di sisi lain, ada juga kabar tentang pemain muda seperti Marselino Ferdinan yang diharapkan menjadi senjata rahasia Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Selain itu, Rafael Struick juga diharapkan bisa memberikan dampak positif dalam pertandingan-pertandingan mendatang.